Klasifikasi ayam berdasarkan ekonomi ini artinya penggolongan yang dilakukan berdasarkan penggunaan atau tujuan pemeliharaan ayam menurut sifatnya.
penggolongan ternak ayam berdasarkan ekonomi adalah sebagai berikut :
Ayam Petelur (layer)
ayampulletjogja.blogspot.com
Ayam petelur yaitu jenis ayam yang sangat efisien dalam menghasilkan telu. Ayam tipe petelur ini umumnya mempunyai bentuk badan yang langsing, jengger danpial baik pada jantan ataupun betina relatif besar, sedikit sekali bahkan tidak mempunyai sifat mengeram, produksi telurnya tinggi, konsunsi pakannya tidka terlalu banyak dan cepat dewasa (lekas bertelur). Yang banyak masuk kedalam tipe ayam petelur ini umumnya bangsa-bangsa ayam yang berasal dari daerah sekitar Laut Tengah atau ayam yang yang masuk dalam kelas Mediterania.
2. Ayam Pedaging (Broiler)
compasiana.com
Pedaging yaitu jenis ayam yang sangat efisien dalam memproduksi daging. Bangsa-bangsa ayam yang termasuk dalam tipe pedaging umumnya mempunyai bentuk tubuh yang besar dan kokoh, bergerak lambat dan tenang.
3. Ayam Dwiguna
www.saga.co.uk
Ayam dwiguna yaitu jenis ayam yang yang efisien dalam menghasilkan telur dan daging. Umumnya sifat-sifat ayam tipe dwiguna ada diantara ayam tipe petelur dengan ayam tipe pedaging. Ayam tipe dwiguna ini mempunyai rata-rata bobot badan yang sedang besarnya, dan mempunyai kemampuan produksi telur yang cukup tinggi.
4. Ayam Fancy
www.pinterest.com
Ayam tipe funcy yaitu jenis ayam yang dipelihara dengantujuan untuk perhiasan atau kesenangan. Ayam ini dipelihara bukan untuk memproduksi telur ataupun daging, tetapi dipelihara karena bentuk tubuhnya yang menarik atau warna bulunya yang indah atau beraneka ragam.
Setelah kita mengetahui pengertian dari hewan unggas. Alangkah
baiknya apabila kita juga mengetahui bagaimana ciri-ciri hewan unggas.
Agar kita bisa membedakan hewan yang tergolong hewan unggas dengan hewan
yang bukan termasuk golongan hewan unggas.
Biasanya memiliki bulu yang menutupi tubuhnya.
Hewan unggas memiliki jantung dengan empat ruang: bilik kanan, bilik kiri, serambi kanan dan serambi kiri.
Kebanyakan hewan unggas bernafas menggunakan paru-paru. Akan tetapi
ada sebagian hewan unggas yang memiliki alat bantu perafasan yaitu pundi
udara, untuk membantunya saat terbang.
Pada umumnya berkembang biak dengan cara ovipar (Bertelur).
Cara fertilisasinya yaitu dengan fertilisasi internal.
Termasuk dalam golongan hewan yang berdarah panas atau homoioterm.
Pada umunya memiliki organ gerak berupa sepasang kaki dan sepasang
sayap. Meskipun ada beberapa hewan unggas yang tidak bisa terbang. Hal
ini dikarenakan yang tidak bisa terbang tidak memiliki kantong udara
pada sayapnya.
B. Jenis-jenis Unggas
Setelah mengetahui tentang pengertian dan ciri-ciri hewan unggas akan
lebih lengkap apabila kita juga mengetahui jenis-jenisnya. Kerena
kebanyakan hewan unggas berada disekitar kita, untuk lebih jelasnya mari
kita memasuki materi tentang jenis-jenis hewan unggas. 1. Angsa
sumber:sumber.comAngsa adalah sejenis burung yang hidup di air yang memiliki ukuran yang besar, hewan ini berasal dari genus Cygnus. Angsa adalah hewan terbesar dari golongan keluarga anatidae. Sekaligus salah satu burung terbesar yang bisa berenang dan juga bisa terbang. Spesies terbesar dari angsa adalah angsa putih, angsa trompet dan
angsa whooper. Yang panjang tubuhnya bisa mencapai 60 inci dan
mempunyai berat 50 pound. Selain itu angsa jenis ini juga memiliki leher
dan kaki yang lebih besar. Angsa yang telah dewasa memiliki ciri khusus, yaitu mata dan paruhnya
tidak ditutupi bulu. Tetapi spesies angsa jantan mirip dengan spesies
angsa betina untuk menunjukkan sifat dimorfisme seksual. Pada umumya angsa jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar dari angsa betina.
2. Bebek
sumber:blogsport.comBebek atau juga biasa dengan sebutan itik adalah hewan unggas
selanjutnya. Bebek adalah burung akuatik yang memilliki ukuran badan
lebih kecil dari angsa. Bebek bisa hidup di darat maupun di air, akan
tetapi bebek akan lebih banyak di temukan di perairan air tawar.
Bebek kadang-kadang disamakan dengan beberapa burung air yang lain yang mempunyai bentuk serupa dengannya. Seperti loon grebe, gallinule, coot dan masih banyak lagi. Beberapa jenis bebek juga biasa melakukan kawin silang, namun hasilnya cenderung tidak stabil.
Bebek memiliki tubuh berlekuk, lebar dan memiliki leher yang relative panjang. Paruhnya berbentuk lebar yang mengandung lamellae untuk menyaring makanan. Tetapi pada jenis bebek penangkap ikan, mempunyai paruh lebih panjang dan lebih kuat. Bebek memakan berbagai macam makanan seperti rumput, cacing, ikan,
serangga, tanaman air dan lain-lain. Untuk jenis bebek penyelam dan
bebek laut mereka mencari makan di dalam air. Untuk memudahkan mereka
menyelam, mereka mempunyai massa yang lebih besar dari bebek jenis lain.
3. Tinamus
sumber:wikiwand.comTinamus adalah ayam liar yang merupakan hewan asli Amerika Serikat, termasuk dalam ordo timamidae. Hewan tinamus adalah salah satu unggas yang termasuk dalam golongan neotropis di Indonesia. Populasi terbesar timanus ada di daerah Amerika Tengah, Amerika Selatan dan daerah Meksiko Selatan. Tinamus mempunyai ciri-ciri tubuh agak beasr, leher langsing dan
paruh yang pendek dan melengkung ke bawah. Hewan ini mempunyai habitat
utama di atas pohon, dengan bertengger. Namun tinamus membuat sarang di
atas permukaan tanah, dan telur hewan ini berwarna biru, hijau zaitun
dan keungu-unguan.
4. Burung Puyuh
sumber:blosport.comHewan yang termasuk dalam keluarga unggas selanjutnya adalah burung
puyuh. Burung puyuh memiliki ukuran tubuh menengan bahkan cenderung
bertubuh kecil. Burung puyuh adalah hewan unggas daratan yang kecil
namun memiliki perut yang gemuk. Pada umumnya burung puyuh adalah salah satu hewan yang tergolong
dalam hewan pemakan biji-bijian. Selain pemakan biji-bijian burung puyuh
juga pemakan serangga atau hewan kecil lainnya. Karena paruh yang
dimiliki burung puyuh kecil dan melengkung ke bawah. Burung puyuh biasa membuat sarang dan hidup dipermukaan tanah. Tetapi
jangan salah burung puyuh termasuk burung yang memiliki kemampuan
untuk terbang dengan tinggi. Akan tetapi dengan jarak tempuh yang
pendek, tidak seperti jenis burung lainnya.
5. Itik Serati
sumber;blogsport.comItik serati merupakan sejenis burung atau hewan unggas yang termasuk
dalam keluarga bebek. Di negara kita hewan ini merupakan hewan yang
paling banyak menjadi hewan ternak atau hewan peliharaan. Untuk
dimanfaatkan daging dan telurnya karena memiliki kandungan protein yang
tinggi.
Itik serati adalah hewan yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah
dan Amerika Selatan. Itik jenis ini biasa hidup di alam liar seperti
rawa-rawa, danau, sungai dan lain-lain. Perlu diketahui itik serati
adalah hasil dari perkawinan silang antara bebek biasa dan itik.
6. Kalkun
sumber:ilmuhewan.comAyam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung yang memiliki ukuran tubuh besar. Hewan ini termasuk dalam keluarga galliformes genus meleagris. Spesies kalkun betina memiliki ukuran lebih kecil dari spesies jantan, dan tidak memiliki variasi warna pada tubuhnya. Kalkun liar merupakan salah satu hewan yang di buru di Negara Amerika
Utara. Akan tetapi kalkun jenis ini tidak sama dengan kalkul-kalkun
yang sering kita jumpai. Karena kalkun jenis ini termasuk hewan yang
gesit dan termasuk hewan yang bisa terbang.
7. Ayam
sumber:ipbpakiga.comAyam adalah sejenis unggas yang sering dijadikan sebagai hewan ternak
atau hewan peliharaan. Karena jenis unggas yang satu ini mempunyai
banyak manfaat. Mulai dari telurnya, dagingnya dan kototannyapun bisa
dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Perkawinan silang antara ayam telah menghasilkan berbagai jenis ayam
di muka bumi ini. Dan ayam yang paling terkenal dan yang sering kita
temui adalah jenis ayam petelur. Ayam peliharaan juga sering dikawinkan
dengan ayam hutan yang menghasilkan jenis ayam bekisar. Pada tahun 2003 jumlah populasi ayam yang hidup diseluruh dunia
sejumlah 24 milyar ekor. Ayam mempunyai dua sumber
protein dalam makanan yaitu pada telur dan dagingnya. Sebagai hewan peliharaan, ayam memiliki kemampuan beradatasi sangat
baik. Ayam juga sangat adaptif atau dapat disebut dengan hewan yang bisa
hidup di sembarang tempat. Dengan syarat tempat itu mempunyai sumber
makanan bagi ayam, ayam juga termasuk golongan hewan pemakan segala.
8. Tiktok
sumber:blogsport.comHewan unggas yang terakhir adalah tiktok, mungkin nama itu masih
asing di telinga kita. Tiktok adalah hasil dari perkawinan silang antara
itik jantan dan entok betina. Proses perkawinan ini terjadi bukan
karena proses alamiah. Akan tetapi di sengaja oleh manusia untuk
menghailkan spesies yang baru. Hewan tiktok telah lama dikenal sebagian masyarakat dunia, termasuk
Indonesia. Tetapi di Indonesia hasil dari perkawinan silang itik jantan
dengan entok betina di sebut dengan serati. Tiktok banyak dipelihara di
Indonesia untuk di ambil tuler dan dagingnya.
Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai pengertian, ciri-ciri dan
jenis- jenis hewan unggas. Semoga dengan artikel ini bisa menambah
pengetahuan teman-teman semua.